Contoh Proposal Kewirausahaan Kripik Singkong

Tugas

Proposal Kewirausahaan

 

 

Disusun Oleh :

Nama : Deri Dermawan

Kelas : XI Akuntasi 2

 

SEKOLAH MENENGAH KEJURUAN (SMK) YP SERDANG
TANJUNG BINTANG LAMPUNG SELATAN
TAHUN AJARAN 2018/2019

 

BAB 1
PENDAHULUAN

I. Latar Belakang
Dalam suatu pemasaran banyak sekali bentuk dan macam-macam aneka ragam makanan dari yang kecil hingga yang besar dan dari yang murah hingga sampai yang mahal. Untuk kebutuhan sehari-hari banyak sekali aktivitas yang dijalani oleh setiap orang. Dengan aktivitas yang semakin padat, membuat banyak orang membutuhkan asupan makanan tambahan yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh. Makanan-makanan yang tersedia dipasaran saat ini memang sudah beragam, tetapi umumnya makanan tersebut bukanlah makanan tradisonal yang khas Indonesia, serta harga yang ditawarkan juga kebanyakan terlalu mahal.
Salah satu makanan tradisional yang cukup sederhana, tetapi sangat cocok menjadi makanan atau snack konsumsi untuk hari hari santai dan liburan, dan sekaligus merupakan makanan yang juga cukup istimewa adalah “kripik pedas singkong dengan nanas” Pembuatan makanan terbaru yang khas berasal dari Indonesia yaitu di Lombok ini dilakukan dengan cara yang sangat sederhana, tetapi lebih higienis, serta akan dijual dengan harga yang sangat terjangkau, maka tentunya hal ini akan menarik minat masyarakat untuk membelinya.
Keberadaan Kripik Singkong Pedas Rasa Nanas sebagai salah satu makanan tradisonal khas Indonesia memiliki rasa yang enak, nikmat, pedas dan gurih, mengandung protein dan juga lezat memang baru-baru ini muncul, untuk itu, akan di kembangkan dan di promosikan ke masyarakat, sehingga usaha ini memang layak dikembangkan menjadi salah satu usaha kuliner alternatif di Indonesia.
Dengan meihat potensi atau kelebihan seperti hal tersebut di atas, maka saya ingin membuat usaha makanan, yaitu usaha makanan “KRIPIK PEDAS SINGKONG DENGAN NANAS” untuk dikembangkan menjadi usaha besar agar masyarakat tidak akan pernah lupa dengan makanan tradisional yang khas Indonesia tersebut.

II. Visi
Menjadikan kripik singkong pedas rasa nanas sebagai makanan tradisonal khas Indonesia yang mampu menembus pasaran dunia

III. Misi
-Membuat kripik singkong pedas rasa nanas yang memiliki aneka rasa
-Memasarkan kripik singkong pedas rasa nanas di pasar tradisional maupun pasar modern
-Mendirikan usaha wisata kuliner makanan khas Indonesia

IV. Analisa Peluang Usaha
Setiap kegiatan untuk memulai usaha, maka hal yang harus dilakukan terlebih dahulu adalah mengukur kemampuan terhadap lingkungan atau pesaing, yaitu melalui analisis SWOT:

1. Strenght (Kekuatan)
Kekuatan dari produk ini adalah:
– Menjual produk untuk semua kalangan masyarakat.
– 1 (satu) produk terdiri dari beraneka rasa dan bentuk.
– Bahan produk yang terjamin dan higienis.

2. Weakness (Kelemahan)
Kelemahan dari produk ini adalah:
– Produknya mudah ditiru.
– Tidak tahan lama.

3. Threath (Ancaman)
– Adanya pesaing yang menjual produk dengan harga yang lebih murah

 

BAB II
PEMBAHASAN

Marketing Mix
1. Product (Produk)
Produk yang dijual adalah ” Kripik pedas singkong dengan nanas ” yang merupakan makanan atau snack selingan sehari-hari.

2. Price (Harga)
Harga perbungkus Rp 2.500 karena harga ini sangat terjangkau dan relatif murah

3. Promotion (Promosi)
Dalam melakukan promosi produk ini dengan menyebarkan brosur kepada masyarakat dan dilakukan masa promosi pada setiap pembelian 1 paket dengan isi 50 bungkus akan memberikan diskon 10% dari harga tersebut.

5. Place (Tempat)
Tempat yang dipilih yaitu di Denpasar, tepatnya di depan pasar Sanglah, karena letaknya cukup strategis dan mudah dijangkau masyarakat (konsumen)

VI. Bahan dan Alat Produksi
Untuk membuat Kripik pedas singkong dengan nanas, bahan-bahan dan alat yang diperlukan dan digunakan seperti berikut :
Bahan:
* Singkong 5 kg
* Cabe Merah 1 kg
* Cabe Rawit ½ kg
* Bawang Merah 1kg
* Bawang Putih 2 kg
* Masako secukupnya
* Minyak Goreng 2 kg
* Garam secukupnya
* Terasi Udang secukupnya
* Nanas 2,5 kg
* Filling: Durian, Strowberi, Anggur, Apel, Keju. *sesuai selera*

Alat
* Pisau
* Wajan
* Kompor Gas
* Parutan Keju
* Dll

Cara pembuatan
* Kupas singkong
* Bersihkan singkong yang telah dikupas,
* Potong singkong kecil – kecil memanjang dengan parutan keju,
* Nanas di parut,
* Setetelah singkong dan nanasnya dipotong dan di parut, goreng semua singkong dan nanas yang telah dibentuk,
* Pada saat menggoreng usahakan jangan sampai singkongnya menyatu,
* Setelah semuanya digoreng,siapkan semua bumbu yang telah disediakan dan jangan lupa semua bumbu yang telah disediakan itu harus sudah lembut/dihaluskan
* Dan semua bumbu itu digoreng
* Setelah bumbunya siap masukkan singkong yang sudah digoreng, aduk hingga merata
* Makanan “Kripik pedas singkong dengan nanas” siap disjikan
* dengan berat bersis 45g per bungkus.

VI. Perhitungan Modal dan Harga Jual
1. Modal : Rp. 5.000.000
1. Singkong 5 kg Rp. 150.000
2. Cabe Merah 1 kg Rp. 60.000
3. Cabe Rawit ½ kg Rp. 30.000
4. Bawang Merah 1 kg Rp. 50.000
5. Bawang Putih 2 kg Rp. 100.000
6. Garam Rp. 10.000
7. Masako Rp. 5.000
8. Minyak Goreng 2 kg Rp. 50.000
9. Terasi Rp. 5.000
10. Nanas 2,5 kg Rp. 50.000
Rp. 510.000
– Alat
1. Kompor Gas Rp. 550.000
2. Pisau Rp. 35.000
3. Wijen Rp. 180.000
Rp. 765.000
– Bahan baku tambahan (gas) Rp. 60.000
Bahan baku + Peralatan + Bahan baku tambahan =
Rp 510.000 + Rp 765.000 + Rp 60.000 = Rp. 1.335.000

2. Harga Jual
Harga Jual: Rp 2.500 x 50 Bungkus = Rp. 125.000
Harga Pokok Produk per unit:
Harga beli bahan baku Rp. 1.000
Harga beli bahan tambahan Rp.5.00
Rp 1.500

Jumlah Hpp: Rp 1.500 x 50 bungkus = Rp 75.000
VIII. Perhitungan Rugi Laba
Pendapatan dari penjualan Rp. 125.000
Harga Pokok Penjualan Rp. 75.000
Laba Kotor Rp. 50.000

Biaya penjualan:
Biaya pembuatan brosur Rp 15.000
Biaya transportasi RP –
Biaya sewa tempat Rp –
Biaya listrik dan air Rp 7.000
Biaya komunikasi Rp 5.000
Biaya lainnya Rp 3.000
—————
Rp 30.000

Laba bersih Rp 20.000

Perhitungan margin keuntungan = Rp 20.000
—————- x 100% = 16% per hari.
Rp 125.000

IX. Analisis Keuntungan :
Pendapatan per bulan :
Omzet Rp. 125.000 x 30 hari = Rp. 3.750.000
Laba kotor per bulan Rp. 50.000 x 30 Hari = Rp. 1.500.000
Keuntungan bersih per bulan :
(Rp 3.750.000 – Rp. 1.500.000) = Rp. 2.250.000

Kesimpulan
Kesimpulan bahwa agar produk yang kita pasarkan dapat diterima oleh semua kalangan, baik dalam negeri maupun luar negeri maka kita harus :
– Membuat produk yang bermanfaat, berkualitas dan laku dijual dengan harga bersaing;
– Membuat desain yang baru dan harga terjangkau;
– Membuat produk lebih cepat dan lebih murah;
– Memilih dan menentukan wilayah pemasaran yang menguntungkan.

 

BAB III
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Singkong Pedas Rasa Nanas merupakan brand produk yang di ciptakan oleh penulis dalam bidang ini, penulis menciptakan produk ini atas survey yang penulis lakukan unuk mencari peluang bisnis yang baik dan bermanfaat (yang di butuh kan) oleh masyarakat, penulis sangat mengharapkan produk yang penulis buat dapat diterima dan dapat disenangi olehpara konsumen dan tertanam dibenak masyarakat luas dengan cara konsinyasinya ditoko cemilan.

5.2 Saran
Penulis menyadari bahwa proposal ini jauh dari kesempurnaan, oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang sifatnya membangun demi penyempurnaan prososal ini.
Demikian proposal ini, semoga kegiatan usaha penulis ini sehingga dapat berjalan dengan baik dan penulis berharap dalam mengembangkan kreatifitas dapat bermanfaat bagi penulis dan masyarakat.
Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang membantu dalam penyusunan proposal ini sehingga dapat terselesaikan dengan baik dan tepat pada waktunya, sekian terimakasih.


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *