hal konyol yang dipercayai para orangtua di China tentang game

Saya telah tinggal di China selama empat tahun terakhir dan selama waktu itu saya telah berbicara kepada banyak orangtua di negara ini. Hampir semua dari mereka memiliki pandangan yang sangat negatif tentang game, terlepas dari apakah mereka pernah menjadi gamer atau tidak. Para orangtua di China memiliki banyak alasan untuk khawatir terhadap game, mulai dari alasan yang aneh, salah informasi, hingga alasan yang tragis. Saya telah mengumpulkan kekhawatiran paling umum yang dimiliki para orang tua di China terhadap game.

Tidak bagus untuk kesehatan mata
Setiap anak dari generasi 80-an pasti ingat hal ini. Saya ingat orangtua saya khawatir, kakek-nenek saya mulai menceramahi saya, dan saya memiliki percakapan dengan teman sekelas tentang kebutaan yang akan segera kami alami. Saya ingat kami sangat gembira tentang kemungkinan mendapatkan anjing pemandu.
Argumen ini sudah mulai ditinggalkan ketika orang menyadari bahwa sebagian besar dari kita memang menghabiskan banyak waktu menatap layar. Sulit untuk mengkritik sesuatu yang dilakukan hampir oleh semua orang.
Di China, argumen ini masih berlaku, mungkin karena hampir semua orang memakai kacamata. Selama empat tahun mengajar di China, saya tidak pernah memiliki kelas yang kurang dari 50 persen siswanya memakai kacamata; kebanyakan kelas memiliki lebih dari 75 persen siswa berkacamata. Ketika dihadapkan pada data seperti itu, komputer dan game selalu menjadi kambing hitam yang empuk.
Anda akan menjadi penjahat
Ada ungkapan yang mengatakan bahwa ‘apa yang dilihat oleh anak, akan dipraktikkan oleh anak tersebut’. Idenya sederhana: jika Anda membunuh orang dalam game, maka bisa jadi Anda akan ingin membunuh orang-orang dalam kehidupan nyata. Orang China memiliki keyakinan ini juga, tapi orangtua jauh lebih khawatir jika anak-anak mereka menjadi pencuri dan penipu.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *