Laporan Kerja Lapangan SMK Kelas XI TBSM 2

LAPORAN
PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
BINTANG KHARISMA JAYA
LABUHAN DALAM, TANJUNG SENANG, BANDAR LAMPUNG

 

 

DI SUSUN OLEH :
M. IKMAL FARHAN
NISN. 0025199235

KOMPETENSI KEAHLIAN
TEKNIK DAN BISNIS SEPEDA MOTOR
SMK NEGERI 1 MERBAU MATARAM
Jalan Napak Tilas, Mekar Jaya
LAMPUNG SELATAN
TP. 2018/2019

 

LEMBAR PENGESAHAN

LAPORAN KEGIATAN : PRAKTEK KERJA LAPANGAN (PKL)
LOKASI : BINTANG KHARISMA JAYA
DISUSUN OLEH : M.IKMAL FARHAN
KELAS : XI TBSM 2

 

Mengetahui

Kepala program

ANDRIANTO  FARINDRA, S.T

NIP. –

Guru Pembimbing

ANDRIANTO  FARINDRA, S.T

NIP. –

Mengetahui
Kepala Smkn 1 Merbau Mataram


SURATIMAN,S.Pd
NIP. 197660120 200003 1003

 

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT karena dengan Rahmat dan Karunia-Nya, saya dapat menyelesaikan Laporan Kegiatan Praktek Kerja Lapangan (PKL) yang telah dilaksanakan mulai tanggal 1 November sampai dengan 1 Desember 2018 di bengkel BINTANG KHARISMA JAYA, LABUAN DALAM, TANJUNG SENANG, BANDAR LAMPUNG.
Dengan diadakannya Praktek Kerja Lapangan (PKL), siswa diharapkan mampu mencapai tujuan yang di inginkan. Diantaranya siswa mampu mengenal dunia kerja dan mampu menerapkan materi yang dipelajari di sekolah dan dapat diterapkan di dunia kerja, mampu menerapkan materi dan praktek yang sesungguhnya serta dapat menambah wawasan ilmu pengetahuan dalam dunia kerja/industri.
Dapat terlakasananya kegiatan praktek kerja lapangan ini tidak lepas dari dukungan dan partisipasi dari berbagai pihak, sehingga saya dapat melaksanakan Praktek Kerja Lapangan dengan baik dan benar, oleh karena itu tidak lupa kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya, kepada Yth :

1. Orang tua serta segenap keluarga yang telah memberikan motivasi baik secara moril ataupun materil kepada saya dan kepada semua pihak yang telah membantu.
2. Bapak SURATIMAN, S.Pd Selaku Kepala Sekolah SMKN 1 MERBAU MATARAM
3. Bapak Andrianto Farindra, S.T Selaku Pembimbing Laporan Sekaligus Kepala Program Teknik Dan Bisnis Sepeda Motor Smk N 1 Merbau Mataram
4. Bapak FATHUR RIDHOKI Selaku Direktur Perusahaan BINTANG KHARISMA JAYA
5. Ibu MEVINDA AAN S, D, S.Pd selaku Wali Kelas XI TBSM 2.
6. Bapak/Ibu Guru dan Staf SMKN 1 MERBAU MATARAM
7. Karyawan dan staf BINTANG KHARISMA JAYA

Semua pihak yang telah membantu menyelesaikan laporan hasil Praktek Kerja Lapangan.
Semoga dengan diadakannya Praktek Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat khususnya bagi saya selaku siswa dan umumnya bagi kita semua.
Selanjutnya saya sebagai penyusun, merasa bahwa laporan kegiatan Praktek Kerja Lapangan ini jauh dari kesempurnaan. Oleh sebab itu saya mohon maaf apabila dalam penyusunan laporan ini terdapat banyak kesalahan, baik dalam segi penulisan, pembahasan, dan penyusunannya kurang rapih. Maka dari itu besar harapan saya semoga laporan Praktek Kerja Lapangan ini dapat bermanfaat bagi saya dan umumnya bagi para pembaca.

 

DAFTAR ISI

Halaman Judul i
Lembar Pengesahan Dari Sekolah ii
Lembar Pengesahan Dari Perusahaan iii
Kata Pengantar iv
Daftar Isi v

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Pkl 1
1.2 Tujuan 2
1.3 Manfaat 3
BAB II LANDASAN TEORI
2.1 Sejarah Industri/Perusahaan 4
2.2 Denah Lokasi 5
2.3 Pengenalan Perusahaan 5
2.4 Hal- Hal Yang Dilakukan Di Perusahaan 8
Bab III Uraian Khusus
3.1 MEMBUKA BAK CVT 13
3.2 MEMBUKA FILTER UDARA 14
3.3 GANTI OLI 14
Bab IV Penutup
4.1 Kesimpulan 15
4.2 Saran 15

 

BAB I
PENDAHULUAN

LATAR BELAKANG

Pelaksanaan praktek kerja lapangan (PKL) adalah sebuah pelatihan dan pembelajaran yang dilaksanakan di Dunia Usaha atau Dunia Industri yang relevan dengan kompetensi keahlian yang dimilikinya masing masing, dalam upaya meningkatkan mutu Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan juga menambah bekal untuk masa masa mendatang guna memasuki dunia kerja yang semakin banyak serta ketat dalam persaingannya seperti saat ini, selain itu dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi, banyak peralatan baru yang diciptakan guna menunjang banyaknya permintaan produksi barang atau jasa yang menimbulkan perubahan mendasar untuk mendapat pekerjaan, sehingga tenaga kerja dituntut bukan hanya memiliki kemampuan teknis belaka, tetapi juga harus lebih fleksibel dan berwawasan lebih luas, inovatif serta didukung dengan keterampilan yang kompeten, maka dengan adanya kegiatan prakerin siswa dan siswi dapat mengasah dan juga megimplementasikan materi yang didapatkannya di sekolah langsung ke dunia usaha atau dunia industri yang relevan dengan kemampuannya masing masing.
Dalam upaya untuk mewujudkan Visi dan Misi nya, SMKN 1 MERBAU MATARAM melaksanakan berbagai kegiatan demi menjadikan siswa dan siswi yang siap memasuki dunia kerja dan dunia industri (DU/DI), tentunya hal itu tidak dapat diraih dengan mudah, tidak hanya dengan belajar berbagai teori yang berada di sekolah, namun seorang siswa atau siswi harus belajar mengenai bagaimana lingkungan yang berada di dunia kerja dan tentunya bagaimana pekerjaaan yang akan dihadapinya nanti selepas lulus dari sekolah.


1.2 TUJUAN
Secara umum Praktek Kerja Lapangan bertujuan untuk memberi gambaran kepada siswa/i pada saat bekerja, baik itu disuatu perusahaan ataupun disuatu lembaga instansi.
Sedangkan secara khususnya antara lain :
1. Dapat menambah dan mengembangkan potensi ilmu pengetahuan pada masing-masing siswa/i.
2. Melatih keterampilan yang dimiliki siswa/i sehingga dapat bekerja dengan baik.
3. Melahirkan sikap bertanggung jawab, disiplin, sikap mental, etika yang baik serta dapat bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
4. Menambah kreatifitas siswa/i agar dapat mengembangkan bakat yang terdapat dalam dirinya.
5. Memberikan motivasi sehingga siswa/i bersemangat dalam meraih cita-cita mereka.
6. Melatih siswa/i agar dapat membuat suatu laporan yang terperinci dari apa saja yang mereka kerjakan selama Praktek Kerja Lapangan

 

1.3 MANFAAT

Adanya manfaat Praktek Kerja Lapangan antara lain :
1. Menambah wawasan pada siswa/i.
2. Membina hubungan kerja sama yang baik antara pihak sekolah dengan perusahaan atau lembaga instansi lainnya.
3. Mendapatkan pengalaman untuk bekal pada saat bekerja nantinya.
4. Menumbuhkan rasa kebersamaan dan kekeluargaan antara pihak sekolah dengan pihak perusahaan

 

BAB II
LANDASAN TEORI

2.1 SEJARAH INDUSTRI/PERUSAHAAN

Honda didirikan pada 24 September 1948 oleh Soichiro Honda. Honda merupakan produsen sepeda motor terbesar di dunia sejak tahun 1959, dan juga produsen mesin pembakaran dalam terbesar dengan produksi lebih dari 14 juta unit tiap tahunnya.
Honda berhasil menggusur Nissan sebagai produsen terbesar kedua di Jepang pada tahun 2001, dan Honda juga berhasil menggusur Chrysler untuk menjadi pabrikan mobil terbesar keempat di pasar Amerika Serikat. Sekarang ini Honda telah menjadi pabrikan mobil terbesar keenam di dunia. Pada tahun 2004 perusahaan ini mulai memproduksi motor diesel yang sangat tenang dan tidak memerlukan penyaring untuk dapat melewati standar polusi udara pada saat itu.
Honda merupakan pabrikan asal Jepang pertama yang meluncurkan merk mobil mewahnya, menggunakan merk Acura untuk mobil mewahnya di Amerika utara. Mobil Honda terkenal dengan daya tahan mesinnya dan jarang sekali mengalami kerusakan. Sementara di Indonesia Honda terkenal dengan sepeda motornya

2.2 DENAH LOKASI
Kegiatan praktik magang ini dilaksanakan di PT. BINTANG KHARISMA JAYA yang beralamatkanJl. Soekarno Hatta No.5a, Labuhan Dalam, Tj. Senang, Kota Bandar Lampung, Lampung 3514

 

 

2.3 Peralatan Yang Ada di Bengkel
2 .3 . 1 Power Tool
a. Kompresor

Gambar 2.1 Kompresor

Alat bantu kompresor ini sangat berguna dan penting kegunaannya. Fungsinya untuk menyimpan udara yang bertekananan tinggi dan digunakan untuk mengisi angim pada ban kendaraan, membersihkan saringan udara, serta komponen lainnya.
Cara Kerja :
Ketika motor berputar maka dengan perantara sabuk akan menggerakan piston penghisap udara yang akan menghisap udara untuk ditampung dalam sebuah tabung sehingga udara bertekanan tinggi.

b. Pompa Oli

Gambar. 2.2. Pompa Oli


Cara Krja :
Pada saat menyedot oli kita tarik tuas, setelah penuh kita dorong tuas untuk melakukan pengisian.

c. Mesin Bor Listrik

Gambar. 2.3. Mesin Bor Listrik
Mesin bor juga termasuk alat penting dalam sebuah bengkel. Mesin bor sangat berguna untuk melubangi plat-plat dan member bodi kendaraan untuk dipasangi baut dan mur.

d. Mesin Gerinda

Berfungsi untuk menghaluskan atau meratakan permukaan benda yang kasar, biasanya dilakukan setelah proses pemotongan, juga untuk mempertajam pahat untuk pemahatan paku keeling pada kanvas rem

Gambar. 2.4. Mesin Gerinda

Cara Kerja :
Masukan colokan pada stop kontak kemudian tekan tombol saklas yang ada pada ujung gagang kemudi, kemudian gerinda siap digunakan.

e. Bike Lift

Gambar. 2.5. Bike Lift

Fungsi: Untuk menaikan dan menurunkan unit sepeda motor pada saat melakukan servis atau perbaikan di bengkel. Sehingga lebih nyaman.
Spesifikasi: Sesuai ukuran di bengkel resmi Honda, menggunakan plat besi dan pompa hydrolik dengan ukuran Panjang = 190 cm, Lebar = 60 cm, Tinggi = 18cm, dan Berat = 200 Kg.

2.2 . 4. Hand Tools

a. Ragum

Gambar . 2.6. Ragum

            Fungsi Ragum untuk menjepit benda keras supaya tidak goyang.

            Cara Kerja :

Apabila tangkai diputar ke kiri maka mulutragum akan melebar, setelah itu masukan benda kerja dan putar tangkai kea rah kanan maka mulut ragum akan menjepit benda kerja tersebut.

  1. Kunci Pas

Gambar. 2.7. Kunci Pas

Funsinya ;
Untuk membuka dan mengencangkan mur dan baut sesuai dengan ukurannya danUntuk membuka dan mengencangkan mur dan baut sesuai dengan ukurannya dan digunakan untuk membuka baut yang dapat dibuka menggunakan ring yang sifatnya ringan.

c. Kunci Ring

Fungsinya :
Untuk mengencangkan dan melepas mur dan baut. Kunci ring mempunyai 12 sisi sehingga dapat mengikat baut dengan kuat.

d. Feeler Gauge

Gambar. 2.9. Feeler Gauge

Fungsinya :
Untuk menyetel celah katup, celah busi, celah platina dan menyetel rem built up dengan ukuran yang telah ada pada setiap feeler gauge.

e. Tang

Gambar. 2.10. Tang

Fungsinya :
Untuk menjepit, memotong kawat trdapat berbagai macam jenis tang
f. Kunci Universal

Fungsinya :

Kunci universal dapat distel sesuai ukuran baut dipakai untuk mengendurkan dan mengencangkan baut.

g. Obeng

Gambar . 2.12. Obeng

Fungsinya :
Digunakan untuk menggunakan dan mengendurkan skrup.Ujung obeng bermacam-macam sesuai dengan ukuran skrup.
h. Kunci Sok ( Socket ) dan Ratcet

Fungsi dan Pemakaian :

Kunci sok dirancang khusus untuk melepas /memasang baut dan mur yang :

1) Momen pemasangannya lebih tinggi. Untuk keperluan ini, batang pemutar kunci sok lebih panjang dari kunci pas dan ring.
2) Momen pemasangannya sudah ditentukan. Untuk ini, batang pemutarannya mengunakan kunci momen.
3) Posisibaut atau mur tidak terjangkau menggunakan kunci pas atau ring. Dengan kunci sok yang dilengkapi dengan batang penyambung (Extention), masalah ini dapat dipecahkan
4) Fungsi dan pemakaian ratchet.
Ratchet digunakan untuk melepas /mengencangkan baut yang dalam keadaan longgar, tanpa harus melepaskan kunci sok dari kepala baut atau mur selama proses melepas atau memasang, tetapi hanya cukup dengan cara menarik batang ratchetnya saja selama melepas atau memasang,.Untuk mengubah arah putarannya harus digeser atau diputar terlebih dahulu. Ratchet bias rusak digunakan untuk melonggarkan atau mengencangkan baut mur yang tidak keadaan longgar, karena bagian dalam ratchet tidak dirancang untuk keperluan itu.

Gambar. 2.13. Kunci Sok

i. Kunci Allen

  • Gambar. 2.14. Kunci Allen

j. Palu

Fungsinya :

Untuk membuka atau melepaskan suku cadang kendaraan seperti pen, per dan lain-lain.

Gambar. 2.15. Palu

2.4 HAL – HAL YANG DILAKUKAN DI PERUSAHAAN
1. Service
2. Ganti Oli
3. Perawatan Berkala Sepeda Motor

 

BAB III
URAIAN KHUSUS

3.1 CARA MEMBUKA BAK CVT
4.2.1 Langkah – Langkah Pembongkaran
1. Langkah pertama buka cover cvt menggunakan kunci shock 8
2. Langkah kedua buka pulley primer menggunakan kunci ring /kunci shock 22,bagian dalam pulley ditahan pakai baut ukuran 8*120 mm
3. Langkah ketiga lepaskan face drive dan face comp.
4. Langkah keempat buka mur driven pulley(pulley belakang) dengan menggunakan kunci shock 19 dan alat penahan pulley
5. Langkah kelima buka outer comp clutch dan kendorkan mur kopling jangan sampai lepas,menggunakan kunci mur kopling 39 dan ditahan pakai alat penahan pulley
6. Langkah keenam lepas pulley sekender dan belt. tahan per kopling dengan alat penahan per kopling lalu buka mur kopling pakai tangan tidak perlu pakai kunci karena sebelumnya sudah dikendorkan dilangkah kelima.
7. Setelah semua komponen cvt sudah dibuka lalu dibersihkan satu persatu,untuk permukaan pulley yang bersinggungan dengan belt,kopling dan rumah kopling jangan dibersihkan pakai bensin cukup dibersikan dgn lap kering yg bersih

3.2 CARA MEBUKA FILTER UDARA
3.2.1. Langkah – Langkah Pembongkaran
1. Lepas penutup box saringan dengan membuka semua sekrup menggunakan obeng.
2. Keluarkan element air filter dari dalam box.
3. Saat membersihkan jangan terlalu keras karena bisa saja merusak filter. Bersihkan secara berlahan sampai debu tidak keluar dari filter.

4. Terakhir pasangkan kembali filter ke box dengan arah seperti awal. Jangan lupa untuk mengencangkan semua sekrup box.

3.3 CARA GANTI OLI
3.2.1 Langkah Ganti Oli
1. ambil kunci 12 tersebut dan cari baut buang dibawah tutup masuk oli sebelah kanan (baut 12).
2. jika sudah terbuka, buka tutup masuk oli agar oli lebih cepat tiris, setelah tiris pasang kembali baut buangnya sampai kencang.
3. Untuk memasang baut buang kembali diharapkan pakai tangan terlebih dahulu jangan langsung pakai kunci dikhawatirkan selek/aus.

4. Setelah terpasang, tuangkan oli sampai penuh, penuh dalam artian sesuai stick olinya kan ada batas fullnya. Kemdian pasang kembali tutup oli mesin sampai kencang agar oli tidak rembes.


BAB IV
PENUTUP

4.1 Kesimpulan :

Selama mengikuti PKL saya merasakan kebersamaan dan solidaritas terhadap karyawan maupun teknisi yang selalu membimbing saya, sehingga saya banyak belajar dan mendapat pengalaman dalam hal teknik bisnissepeda motor. Selain itu saya bisa mengenal lebih awal lingkungan sosial yang berlaku di dunia kerja sehingga meningkatkan rasa percaya diri untuk berkomunikasi kepada masyarakat.

4.2 Saran-Saran :

Saya menyarankan agar para teknisi tetap menjaga dan meningkatkan kedisiplinan dalam bekerja, serta menjaga dan merawat alat bengkel dengan baik sehingga bisa berumur panjang atau awet. Dan kepada pihak sekolah saya menyarankan agar guru pembimbing harus sering mengontrol siswa-siswi dalam melaksanakan kegiatan PKL


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *