Jum, 24 Jan 2020

Makalah Alat Peredaran Darah Pada Tubuh Manusia

Berikut adalah Contoh Makalah Alat Peredaran Darah Pada Tubuh Manusia, Kalian juga dapat Mengunduh File makalah Alat Peredaran Darah ini dalam Bentuk dokumen Microsoft Word, Download File Makalah ini DISINI

KATA PENGANTAR

Alhamdulillah penulis panjatkan puji dan syukur kehadirat Allah swt, yang telah melimpahkan rahmat dan hidayah-Nya, penulis dapat menyelesaikan makalah ini tepat pada waktunya.

Makalah ini dibuat dari hasil pembelajaran penulis terhadap referensi-referensi yang penulis dapatkan, baik berupa buku dan sumber-sumber lainnya. Penulis tertarik pada sirkulasi darah didalam tubuh makhluk hidup. Oleh karena itu, penulis memberanikan diri untuk menyusun makalah ini dengan judul ” Alat Peredaran Darah Pada Tubuh Manusia“.

Meskipun telah berusaha dengan segenap kemampuan, namun penulis menyadari bahwa makalah ini masih banyak kekurangan dan jauh dari sempurna. Hal ini disebabkan oleh beberapa kondisi di antaranya, masih perlu pembelajaran lebih mendalam tentang sirkulasi darah yang ada didalam tubuh makhluk hidup, keterbatasan sumber, keterbatasan kemampuan dan pengetahuan penulis. Oleh karena itu, dengan keterbukaan hati penulis mengharapkan kritik dan saran yang bersifat membangun untuk kesempurnaan makalah ini.

Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih dan semoga makalah ini dapat memberikan manfaat bagi kita semua.

BAB I
PENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANG

Darah merupakan cairan dalam sistem peredaran dalam manusia yang membawa beberapa materi (Hoefnagels, 2013). Darah berperan penting dalam sistem peredaran atau transportasi internal tubuh manusia dan hewan. Perpindahan zat-zat seperti bahan makanan, udara, sisa-sisa metabolisme tubuh diangkut dalam darah. Dalam manusia, darah dipompa ke seluruh tubuh atau ke paru-paru sehingga terjadi proses peredaran darah atau kardiovaskular. Pada proses tersebut, terdapat organ pembuluh darah yang berfungsi sebagai jalan aliran darah. Pembuluh darah berbentuk seperti tabung kecil yang mempunyai fungsi sama seperti pipa air yang kita kenal sehari-hari. Pembuluh darah dalam manusia dibagi ke dalam 2 jenis yaitu pembuluh darah arteri dan pembuluh darah vena. Pembuluh darah arteri adalah pembuluh darah besar yang terdiri dari darah yang mengalirberasal dari jantung (Hoefnagels, 2013). Arteri mengangkut darah yang kaya akan oksigen (O2). Sedangkan pembuluh darah vena mengangkut darah kaya akan karbondioksida (CO2).Pada saat jantung berdetak, terdapat proses perpindahan darah baik menerima atau memompa darah. Darah yang tersebar di dalam seluruh tubuh mengalir setiap detik untuk kehidupan setiap makhluk hidup khususnya manusia. Aliran darah membawa zat-zat yang penting untuk aktivitas organ-organ tubuh,Seperti oksigen dan zat-zat nutrisi lainnya. Aliran darah dalam tubuh manusia terbagi ke beberapa arah dalam suatu pembuluh. Arah yang berpusat dalam satu titik dan arah yang menuju ke seluruh arah termasuk menuju tepi pembuluh. Tidak sedikit dijumpai terdapat beberapa kejadian mengenai aliran darah di mana memiliki kecepatan yang sangat besar atau bahkan memiliki kecepatan yang sangat kecil.

BAB II
PEMBAHASAN

Alat alat Perdaran Darah Pada Tubuh Manusia

1. Jantung

Jantung terletak dalam rongga dada agak sebelah kiri di antara paru-paru kanan dan paru-paru kiri. Berat jantung manusia normal kurang-lebih 300 gram, atau sebesar kepalan tangan. Jantung memiliki fungsi untuk memompa darah. Dengan adanya jantung, darah dialirkan ke seluruh tubuh melalui pembuluh darah.

Structur Jantung

Struktur jantung manusia terbagi menjadi empat ruangan, serambi kanan, serambi kiri, bilik kanan, dan bilik kiri. Bagian bilik jantung (ventrikel) berdinding lebih tebal bila dibandingkan bagian serambi jantung (atrium). Hal ini berhubungan dengan fungsi bilik untuk memompakan darah ke seluruh tubuh sehingga harus lebih kuat. Adapun dinding bilik kanan lebih tipis daripada dinding bilik kiri, karena hanya memompa darah dari jantung ke paru-paru.

Cara kerja jantung dilakukan dengan berkontraksinya otot jantung secara otomatis. Kontraksi dan relaksasi otot jantung membuat jantung mengembang maupun mengempis. Serambi serta bilik jantung mengembang mengembis secara bergantian. Kontraksi ini menimbulkan denyutan yang bisa dirasakan pada pembuluh nadi di beberapa tempat. Berikut ini urutan kerja jantung.

1. serambi mengembang (relaksasi), darah dari pembuluh balik tubuh dan paru-paru masuk ke serambi jantung.

2. Kedua serambi menguncup (kontraksi), sedangkan bilik mengembang (relaksasi), maka darah mengalir ke bilik.

3. Kedua bilik menguncup, darah keluar dari bilik kiri ke seluruh tubuh, kemudian dari bilik kanan ke paru-paru.

4. Kedua serambi dan bilik istirahat maka segera terjadi kembali urutan seperti nomor 1.

Tekanan darah pada pembuluh artileri terjadi karena pemompaan darah oleh jantung serta sempitnya pembuluh darah kapiler. Tekanan darah pada saat bilik jantung mengembang disebut tekanan sistol. Sedangkan tekanan darah saat bilik jantung mengempis disebut tekanan diastole. Jadi, sistol merupakan tekanan darah karena jantung memompa darah keluar. Diastole merupakan tekanan darah karena jantung menghisap darah.

Tekanan darah diukur menggunakan alat pengukur tekanan darah yang disebut tensimeter (sfigmomanometer). Pengukuran berfungsi mengetahui kekuatan jantung memompa darah, juga untuk mengetahui kesehatan seseorang. Tekanan darah orang dewasa normal 120/8 mmHg (milimeter air raksa). Nilai 120 menunjukkan tekanan sistol, sedangkan 80 menunjukkan tekanan diastole.

2. Pembuluh Nadi (Arteri)
Setelah dipompa jantung, darah mengalir melalaui pembuluh darah. Berdasarkan fungsinya, pembuluh dapat dibedakan menjadi 2, yaitu pembuluh nadi (artileri) dan pembuluh balik (vena), keduanya dihubungkan oleh pembuluh kapiler.

Pembuluh Nadi (Arteri)
Artileri adalah pembuluh darah yang membawa darah keluar jantung. Umumnya, pembuluh nadi mengalirkan darah yang mengandung banyak oksigen. Pembuluh nadi terletak agak dalam dari permukaan tubuh. Dinding pembuluh nadi kuat dan elastis, terdiri atas tiga lapisan. Lapisan luar tipis tetapi kuat, lapisan tengah tersusun atas sel-sel otot polos, lapisan

dalam tersusun atas satu lapis sel endotelium. Jika kita meraba nadi, denyut jantung akan terasa. Jika pembuluh nadi terluka, darah akan keluar memancar.

Ciri-ciri dari pembuluh nadi atau pembuluh arteri adalah sebagai berikut:

-Dindingnya terdiri dari tiga lapis. Lapisan terluar berbentuk sel otot elastis, lapisan tengah berbentuk sel otot polos, dan lapisan dalam terbentuk oleh selapis sel berdinding tipis.- dinding tebal, kuat dan elastis
-Membawa darah bersih
-Mempunyai satu katup yaitu awal pembuluh yang letaknya di dekat jantung
-Jika terluka, darah akan memancar
-Berada pada bagian dalam tubuh

Pembuluh nadi yang keluar dari bilik kiri jantung disebut aorta. Aorta mengalirkan darah kaya oksigen ke seluruh bagian tubuh. Aorta memiliki satu katup dekat jantung. Katup tersebut menjaga agar darah tidak mengalir kembali ke jantung. Aorta bercabang ke seluruh tubuh.

Selain aorta, ada arteri paru-paru. Arteri paru-paru yaitu pembuluh nadi yang keluar dari bilik kanan jantung menuju paru-paru. Pembuluh ini bercabang menjadi dua, pembuluh paru-paru kanan serta pembuluh paru-paru kiri. Fungsi kerja pembuluh ini membawa darah kaya karbondioksida.
Fungsi dari pembuluh nadi adalah sebagai berikut:

•Berfungsi untuk mengalirkan darah dari jantung ke seluruh tubuh
•Berfungsi sebagai pengantar oksigen dan nutrisi ke seluruh sel
•Berfungsi sebagai pengangkut zat buangan misalnya karbon dioksida
•Berfungsi sebagai penjaga keseimbangan mobilitasi protein, kimia dan unsur sistem

kekebalan tubuh dan sel.
Pembuluh nadi terdiri dari beberama jenis atau macam yang antara lain:
Arteri Pumonalis

Arteri pulmonalis atau nadi paru-paru adalah pembuluh yang dilewati darah dari bilik menuju ke paru-paru. Pembuluh jenis ini berisi banyak karbon dioksida yang akan dilepaskan ke paru-paru lebih tepatnya pada alveolus

Arteri Sistemik
Arteri sistemik yaitu pembuluh nadi yang berfungsi mengantarkan darah menuju arteriol, yang selanjutnya menuju ke pembuluh kapiler di tempat dimana zat nutrisi dan oksigen ditukarkan.

Aorta
Aorta merupakan pembuluh nadi yang mempunyai bentuk terkecil yang berkaitan dengan pembuluh kapiler.

Pembuluh Kapiler
Pembuluh kapiler yaitu tempat pertukaran zat yang menjadi fungsi utama dalam sistem sirkulasi, pembuluh kapiler bukan pembuluh sebenarnya. Pembuluh kapiler adalah pembuluh yang menghubungkan cabang pembuluh dan cabang pembuluh balik dengan sel tubuh.

3. Pembuluh Balik (Vena)
Vena merupakan pembawa darah dengan banyak karbon dioksida menuju jantung. Biasanya vena terletak dekat permukaan tubuh, tampak kebiru-biruan. Dinding pembuluhnya tipis tidak elatis. Denyutnya tidak terasa. Vena memiliki katup sepanjang pembuluhnya. Fungsi katupnya agar darah tetap mengalir satu arah menuju jantung dan tidak berbalik. Jika pembuluh vena terluka, darah tidak memancar, melainkan hanya menetes.Fungsi dari pembuluh balik adalah menyalurkan atau membawa darah dari seluruh tubuh menuju jantung.

Ciri-Ciri Pembuluh Balik (Vena)
Pembuluh vena mempunyai dinding yang tipis jika dibandingkan dengan pembuluh arteri.
Pembluh vena tidak elastis dan mempunyai diameter lebih besar daripada pembuluh nadi (arteri).
Pada umumnya berada tidak jauh dengan permukaan tubuh dan kelihatan warnanya kebiru-biruan.

Pada umumnya, ada dua macam pembuluh balik atau vena. Yaitu:
1. Pembuluh Balik Besar Bagian Atas (vena cava superior)
Pembuluh vena besar bagian atas mempunyai fungsi sebagai penerima dan pengangkut darah dari bagian atas tubuh yakni kepala dan lengan.

2. Pembuluh Balik Besar Bagian Bawah (vena cava inferior)
Pembuluh vena besar bagian bawah mempunyai fungsi sebagai penerima dan pengangkut darah dari bagian tengah ke bagian bawah tubuh yakni badan dan kaki. Selain vena cava, pembuluh vena terbagi lagi menjadi

empat jenis pembuluh balik atau vena, yaitu:

A. Pembuluh Vena Pulmonalis
Jenis pembuluh balik ini mempunyai fungsi sebagai wadah darah yang mengandung oksigen yang dihirup paru-paru untuk kemudian dibawa oleh pembuluh vena ini ke jantung. Pembuluh ini disebut juga dengan vena paru-paru, yang terbagi menjadi dua jenis pembuluh vena pulmonalis. Yaitu vena pulmonalis bagian kiri dan vena pulmonalis bagian kanan.

B. Pembuluh Vena Cava
Pembuluh vena jenis ini mempunyai fungsi untuk membawa darah di tubuh manusia ke jantung bagian atrium kanan. Vena cava disebut juga dengan vena sistemik. Ada dua jenis pembuluh vena cava, yakni vena cava superior dan vena cava inferior.

C. Pembuluh Vena Superfisialis
Vena superfisialis adalah jenis dari pembuluh balik vena cava yang terletak pada dibawah kulit dan juga tidak berada dekat dengan pembuluh arteri. Pembuluh ini disebut juga Cutanea. Yang biasanya jika seseorang diambil darah untuk melakukan cek gula darah, kolestrol dan lain-lain maka yang ditusuk adalah vena cutanea.

D. Pembuluh Vena Dalam
Vena dalam atau disebut deep vein adalah pembuluh darah balik yang bersampingan dengan pembuluh arteri, sama-sama disimpan pada pembungkus. Tidak terlihat dengan mata telanjang apabila dilihat dari luar.

4. Mekanisme Peredaran Darah pada Manusia
Mekanisme sistem peredaran darah pada manusia ada dua macam yaitu sistem peredaran darah pulmonalis (peredaran darah kecil/pendek) dan sistem peredaran darah sistemik (peredaran darah besar/panjang).
Sistem peredaran darah pulmonalis

Atau sering disebut sistem peredaran darah kecil yaitu sistem peredaran darah dari jantung, menuju ke paru-paru dan kembali ke jantung.

Mekanisme nya: ventrikel berkontraksi → katup trikuspid tertutup → katup semilunar arteri paru-paru terbuka → darah kaya CO₂ dari ventrikel kanan dibawa oleh arteri pulmonalis → menuju ke paru-paru kanan dan kiri → di paru-paru darah melepaskan CO₂ → darah mengambil O₂ di paru-paru → darah kaya O₂ dibawa oleh vena pulmonalis → menuju ke atrium kiri → ventrikel relaksasi → katup bikuspid terbuka → darah mengalir ke ventrikel kiri.

Sistem peredaran darah sistemik
Atau disebut sistem peredaran darah besar atau panjang, yaitu merupakan sistem peredaran darah dari jantung, diedarkan ke seluruh tubuh, dan kembali ke jantung.

Mekanismenya : ventrikel berkontraksi → katup bikuspid tertutup → katup semilunar aorta terbuka → darah kaya O₂ dari ventrikel kiri masuk ke aorta → darah kaya O₂ dibawa oleh arteri diedarkan ke seluruh tubuh (kecuali paru-paru) → darah melepaskan O₂ dan mengambil CO₂ dari seluruh jaringan tubuh → darah kaya CO₂ dibawa oleh vena kava → menuju ke atrium kanan → ventrikel relaksasi → katup trikuspid terbuka → darah mengalir ke ventrikel kanan.

Sirkulasi portal
Sirkulasi portal adalah aliran darah balik (darah vena) yang berasal dari lambung, usus, pankreas dan limpa yang dikumpulkan melalui vena porta hepatica menuju ke hati dan membentuk sistem kapiler. Kemudian, bersatu dengan kapiler-kapiler dari arteri hepatika. Darah keluar dari hati melalui vena hepatika dan melalui vena inferior menuju ke jantung.

Sirkulasi koroner

Sirkulasi koroner adalah peredaran darah di dalaam jantung yang berfungsi memberikan darah untuk memenuhi nutrisi seluruh bagian jantung. Arteri koroner kanan dan kiri yang meninggalkan aorta, bercabang-cabang menjadi arteri-arteri kecil yang mengitari jantung.

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *