Makalah Ginkgoinae Tugas Biologi

TUGAS BIOLOGI
GINKGOINAE

 

 

DISUSUN
O
L
E
H
KELOMPOK :
1. Aziz Angga Saputra
2. Ricky Irfansyah
3. Lintang Mustika
4. Amelia Wulandari
5. Henny Prasetyani
6. Shilva Arayan

SMA N 1 TANJUNG BINTANG
LAMPUNG SELATAN
TAHUN AJARAN 2018 / 2019

 

KATA PENGANTAR

Dengan menyebut nama allah SWT yang maha pengasih lagi maha penyayang, kami panjatkan puji syukur atas kehadiratnya yang telah melimpahkan rahmat hidayah-nya kepada kami, sehinga kami dapat menyelesaikan tugas nakalah ini telah kami susun dengan maksimal dalam tempo waktu yang sesingkat-singkatnya.

 

BAB I

PENDAHULUAN

I. LATAR BELAKANG

Ginkgoinae merupakan satu-satunya kelompok gymnospermae yang mempunyai spesies paling sedikit sehingga dianggao sebagai tumbuhan primitif. ciri ciri ginkgoinae yaitu berumah dua, termasuk pohon meranggas, serta daun lebar dan bentuk kipas dengan tulang daun mirip rusuk yang menonjol, contoh ginkgo bilaba

 

BAB II

PEMBAHASAN

Ginkgoinae

merupakan tanaman berupa pohon yang memiliki tunas pendek, daun bertangkai panjang dan bentuk kipas tulang daun bercabang-cabang, tumbuhan berumah dua. Ginkgoinae ini merupakan satu-satunya kelompok Gymnospermae yang mempunyai spesies paling sedikit sehingga dianggapsebagai tumbuhan primitif.

Ginkgoinae juga memiliki tinggi pohon mencapai 30cm-50cm.

contoh ginkgoinae antara lain

Ginkgo biloba (ordo ginkgoales) ginkgo adiantoides dan ginkgo gardneri merupakan jenis ginkgoinae yang sudah punah menjadi fosil.

Manfaat Ginkgoinae

  1. Pelancar sirkulasi darah
  2. Mengatasi sakit kepala
  3. Memperbaiki fungsi otak
  4. Menjaga kesehatan mata

Ginkgoinae kelompok ini  juga termasuk fosil dan populasi liarnya sangat sulit ditemukan disunia bentuk daunya mengerucut.

contoh dari tanaman ini adalah ginkgo biloba

Gingo adalah dioecious dengan jenis kelamin terpisah, beberapa pohon yang perempuan dan lainya adalah laki-laki pria menghasilkan tanaman kecil kerucut serbuk sari dengan sporophyiis masing-masing membawa dua mecrosporangia spiral diatur di sekitar poros tengah. tanaman duabakal biji terbentuk pada akhir tangkai dan setelah penyerbukan satu atau keduaberkembang menjadi benih benih adalah 1.5-2cm. 

Divisi Gymnospermae dibagi menjadi empat kelas, yaitu Cycadinae, Coniferae, Gnetinae, dan Ginkgoinae.Gymnospermae adalah kelompok tumbuhan yang berbiji terbuka, di mana bakal biji tidak dibungkus oleh daun buah, tetapi menempel pada daun buah

Ciri Morfologi Gymnospermae Antara Lain :
1. batang tidak bercabang atau bercabang, berkayu, dan tumbuh tegak ke atas
2. berakar tunggang
3. berdaun sempit, tebal dan kaku seperti jarum
4. biji terdapat dalam daun buah (makrosporofil) dan serbuk sari terdapat dalam bagian yang lain (mikrosporofil), daun buah penghasil dan badan penghasil serbuk sari terpisah, dan masing-masing disebut dengan strobilus.
Ciri Anatomi Gymnospermae Antara Lain :
1. batang berkambium dan mepunyai floeterma atau sarung tepung yaitu endodermis yang mengandung zat tepung
2. akar berkambium dan mempunyai kaliptra
3. berkas pembuluh angkut belum berfungsi secara sempurna karena masih berupa tracheid
4. pembuahan tunggal selang waktu antara penyerbukan dengan pembuahan relatif lama

1. Cycadinae
Tumbuhan ini disebut juga “palem sagu” karena bentuk fisik tubuhnya yang mirip dengan palem, tetapi bukan golongan palem sejati. Cycadinae memiliki batang pendek dan tidak bercabang dengan pertumbuhan yang sangat lambat. Cycadinae memiliki daun majemuk dengan helaian daun menyirip. Daun daun tersusun spiral rapat di sekeliling batangnya. Daun muda menggulung seperti pada tumbuhan paku. Di bawah tanah terdapat akar tunggang yang panjang dan berumbi. Pada batang dekat pangkal akar, tumbuh tunas (calon individu baru) yang merupakan cara perkembangbiakan vegetatif.
Cycadinae termasuk tumbuhan berumah dua (diesis) karena mikrospora dan megaspora dihasilkan oleh tumbuhan yang berbeda. Mikrospora dihasilkan oleh tumbuhan jantan, sedangkan makrospora dihasilkan oleh tumbuhan betina. Cycadinae tumbuh di daerah tropis dan subtropis. Contoh Cycadinae antara lain Cycas rumphii (pakis haji), Cycas revoluta, Dioon edule, dan Zamia floridana.

2. Coniferae
Coniferae atau lebih dikenal sebagai kelompok tumbuhan konifer diduga tumbuh melimpah pada masa Mesozoikum. Hingga saat ini Coniferae merupakan tumbuhan dominan penyusun hutan konifer di belahan bumi utara, dan sebagian tumbuh di pegunungan tropis. Coniferae pada umumnya berupa pohon yang tinggi, contohnya General Sherman (Sequoiadendron giganteum) yang merupakan pohon tertinggi di dunia. Daun konifer berbentuk kecil, tebal, seperti jarum atau sisik, dan tampak selalu berwarna hijau (evergreen).
Coniferae pada umumnya berumah satu karena memiliki dua jenis konus; jantan dan betina. Namun biasanya konus jantan dan betina terletak pada cabang yang berbeda. Konus jantan berukuran lebih kecil dibandingkan konus betina. Konus jantan tumbuh secara bergerombol. Contoh konifer antara lain Pinus merkusii (ordo Pinales), Taxus baccata (ordo Taxales), Agathis dammara (damar) (ordo Araucariales), dan Podocarpus neriifolius (ki putri) (ordo Podocarpales).

3. Gnetinae
Gnetinae merupakan tumbuhan berbentuk pohon atau liana dengan batang bercabang atau tidak bercabang. Gnetinae memiliki daun tunggal berbentuk lembaran dengan susunan daun berhadapan dan tulang daun menyirip. Strobilus tidak berbentuk kerucut. Gnetinae merupakan tumbuhan berumah dua atau berkelamin tunggal. Contoh Gnetinae antara lain Gnetum gnemon (melinjo) (ordo Gnetales), Ephedra sinica (ordo Ephedrales) dan Welwitschia mirabilis (ordo Welwitschiales). Ephedra merupakan Gymnospermae yang melakukan pembuahan ganda seperti pada Angiospermae sehingga dikatakan memiliki hubungan kekerabatan paling dekat dengan Angiospermae.

3. Ginkgoinae
Ginkgoinae merupakan tumbuhan berbentuk pohon dengan tinggi mencapai 30 m – 50 m. Batangnya bercabang-cabang dengan tunas yang pendek. Daun Ginkgoinae berbentuk kipas dengan tangkai yang panjang, tulang daun bercabang (menggarpu), dan daun mudah gugur. Ginkgoinae merupakan tumbuhan berumah dua. Tumbuhan tersebut dapat bertahan hidup pada lingkungan dengan tingkat polusi udara tinggi. Contoh Ginkgoinae antara lain Ginkgo biloba (ordo Ginkgoales). Ginkgo adiantoides dan Ginkgo gardnerimerupakan jenis Ginkgoinae yang sudah punah dan menjadi fosil.
Manfaat Gymnospermae :
Manfaat gymnospermae yaitu untuk industri kertas dan korek api (Pinus dan Agathis), untuk obat-obatan (Pinus, Ephedra, Juniperus), untuk makanan (Gnetum gnemon), tanaman hias (Thuja, Cupressus, Araucaria)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *