Perbedaan Kacang Hijau Yang Di Sinari Cahaya Buatan


Berikut adalah contoh karya tulis ilmiah Perbedaan Kacang Hijau Yang di sinari cahaya buatan

KATA PENGANTAR

Puji syukur alhamdulillah kami panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah melimpahkan rahmat-Nya serta hidayah-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan karya ilmiah ini tanpa ada masalah yang berarti.

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Dalam kehidupan sehari-hari kita telah mengenal beberapa jenis cahaya. Diantaranya yaitu cahaya matahari dan cahaya lampu. Cahaya matahari sangat berguna bagi proses fotosintesis. Namun, terdapat efek lain dari sinar matahari yaitu terhambatnya pertumbuhan pada tanaman. Peristiwa ini disebut etiolasi. Karenanya ketika tanaman melakukan proses fotosintesis, dimana tanaman menerima cahaya, akan mempengaruhi proses pertumbuhan tanaman.

Proses fotosintesis paling tinggi terjadi pada siang hari (jam 11.00 – 13.00) dan akan menurun tajam ketika tertutup awan. Karenanya terkadang dibutuhkan bantuan dari cahaya lampu untuk tetap menjaga terjadinya proses fotosintesis tanpa adanya gangguan.

Lampu pijar (bohlam) adalah sumber cahaya buatan yang dihasilkan melalui penyaluran listrik melalui filament yang kemudian memanas dan menghasilkan cahaya. Lampu pijar ini dapat digunakan sebagai pengganti cahaya matahari untuk proses fotosintesis.

Untuk mengetahui ada tidaknya pengaruh cahaya buatan (lampu) pada proses pertumbuhan maka dilakukanlah penelitian ini. Penelitian ini dilakukan dengan cara memberikan perlakuan yang berbeda terhadap 2 tanaman yang sama. Salah satu tanaman diberi sinar matahari, sedangkan tanaman yang lain diberi cahaya buatan atau cahaya lampu pijar.

B. Rumusan Masalah

Dari latar belakang masalah yang telah di jelaskan sebelumnya ,dapat dirumuskan suatu masalah sebagai berikut :
• Adakah pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau ?
• Bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau ?

C. Hipotesis
• Ada
• Intensitas cahaya berpengaruh terhadap cepat atau lambat nya pertumbuhan yang dialami oleh tanaman kacang hijau

D. Tujuan Penelitian
• Mengetahui adanya pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman kacang hijau
• Mengetahui bagaimana pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan kacang hijau

E. Manfaat Penelitian
Hasil dari penelitian ini diharap kan dapat memberikan informasi kepada masyarakat mengenai pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan tanaman, terutama kacang hijau agar tanaman yang di hasilkan mendapatkan kualitas yang baik sehingga tanaman tersebut dapat memberikan keuntungan.

BAB II

TINJAUAN PUSTAKA

A. Kerangka Teoritis

1. Pertumbuhan
Pertumbuhan merupakan proses kenaikan volume sel yang bersifat IRREVERSIBEL (tidak kembali pada keadaan semula), terjadi karena adanya pertambahan dan pembelahan sel secara mitosis dan pembesaran sel karena adanya penambahan subtansi. faktor faktor yang mempengaruhi pertumbuhan yaitu pertumbuhan internal dan faktor eksternal. faktor internal (dari dalam)
Meliputi gen dan hormon ,sedangkan faktor eksternal (dari luar) meliputi nutrisi, suhu, cahaya, kelembapan.
Pada proses pertumbuhan selalu terjadi peningkatan volume dan bobot tubuh peningkatan jumlah sel dan protoplasma .untuk mengukur pertumbuhan tanaman digunakan alat yang disebut busur tumbuh atau auksanometer. berbeda dengan pertumbuhan, perkembangan bukan merupakan besaran sehingga tidak dapat di ukur.

2. Perkecambahan
Perkecambahan adalah proses pertumbuhan embrio dan komponen komponen biji yang memiliki kemampuan untuk tumbuh secara normal menjadi tumbuhan baru. kompionen biji tersebut adalah bagian kecambah yang terdapat di dalam biji, miasal nya radikula dan plumula .

a. tahapan perkecambahan
perkembangan biji berhubungan dengan aspek kimiawi. proses tersebut meliputi beberapa tahapan antara lain imbibisi, sekresi hormon dan enzim ,hidrolisis cadangan makanan pengiriman bahan makanan terlalu dan hormon kedaerah titik tumbuh atau daerah lainnya serta asimilasi (foto sintesis). proses penyerapanb pada biji terjadi melalui mikrofil.air yang masuk kedalam kotiledon membengkak. pembengkakan tersebut pada akhir nya menyebabkan pecahnya testa. awal perkembangan di dahului akatifnya enzimhidrolase (protease, lipase dan karbohidrase ) dan hormon pada kotiledon atau endosperma oleh adanya air. enzim protease segera bekerja mengubah molekul protein menjadi asam amino. asam amino di gunakan untuk membuat mulrkul protein baru bagi memberana sel sito plasma. timbunan pati di uraikan menjadi maltosa kemudian menjadi glukosa, sebagian glukosa akan di ubah menjadi selulosa yaitu bahan untuk membuat dinding sel bagi sel sel yang baru bahan makanan terlarut berupa maltosa dan asam amino akan berdifisi keembrio.

semua proses tersebut memerlukan energi biji memperoleh energi melalui pemecahan glukosa saat proses respirasi pemecahan glukosa yang berasal dari timbunan pati menyebabkan biji kehilangan bobotnya setelah beberapa hari, plumula di atas permukaan tanah daun membuka dan mulai melakukan fotosintesis

b. macam perkecambahan
• Perkecambahan epigeal

Adalah apabila terjadi pembentangan ruasbatang di bawah daun lembaga atau hipokotil sehinga mengakibatkan daun dan kotiledon terangakt keatas tanah misal nya pada kacang hijau, berkecambahan ini umum nya terjadi pada buji tanaman dicotyleduneae (kecuali kacang kapri ) contoh kacang hijau, kacang kedelai, kapas

• perkecambahan hipogeal
adalah apabila terjadi pembentangan ruas batang teratas(epikotil)sehinga daun lembaga ikut tertarik keatas tanah tetapi kotiledon tetap didalam tanah. umumnya terjadi pada biji monocotyleddonea, contoh : jagung, padi dan dicotyledoneaae yaitu hanya kacang kapri

C. Cahaya Matahari
Merupakan sinar atau cahaya yang berasal dari matahari, yang di gunakan oleh tanaman hijau untuk foto sintesis dan membuat makan. tanpa cahaya matahari, tidak akan ada kehidupan di bumi, sinar matahari bisa berakibat baik maupun buruk kepada organisme,

Misalnya suatu tanaman memerlukan cahaya matahari untuk tumbuh hijau dengan air tanpa cahaya matahari, tanaman akan tumbuh tinggi dengan cepat, namun akan terlihat kuning dan kekurangan air meskipun daunnya terasa amat basah.

Pertumbuhan dan perkembangan di pengaruhi oleh beberapa faktor eksternal dan internal, salah satu faktor eksternal adalah cahaya .tumbuhan memerlukan cahaya, banyak nya cahaya yang di perlukan tidak selalu sama pada setiap tumbuhan .umumnya cahaya menghambat pertumbuhan meninggi karena cahaya dapat menguraikan AUKSIN (suatu hormon pertumbuhan) pertumbuhan yang cepat tempat tempat gelap disebut etiolasi .

BAB III
METODE PENELITIAN

A. Tempat Dan Waktu Penelitian
1. tempat penelitian
Kegiatan penelitian di lakukan di rumah salah satu anggota kelompok yang bertempat di lingkungan dadapan klitik,kecamatan geneng.
2. waktu penelitian
Penelitian dilaksanakan dari tanggal 21 s/d 26 Februari 2019

B. Variabel Penelitian
1. Variabel bebas
Cahaya matahari

2. Variabel terikat
Kacang hijau

3. variabel kontrol
• Kacang hijau yang di tempat kan di tempat gelap
• Kacang hijau yang di tempat kan pada tempat terang

C. Pengumpulan Data
1. alat dan bahan
-alat
• Alat tulis
• Alat ukur (penggaris)
• Gelas air mineral bekas 2 buah
-bahan
• Air
• Bibit kacang hjau 5 biji /gelas
• Kapas
2. metode penelitian pengamatan kenaikan tinggi biji kacang hijau di mulai pada hari ke 3 dalam kurun waktu 7 hari masa tanam
3. teknik penelitian
Penelitian dilaksanakan dengan terlebih dahulu menyiap kan biji kacang hjau dengan umur,berat dan ukuran yang hampirsama padamedia yang telah di siap kan .tiap tiap pot di tanami 5 biji kacang hjau .kemudian diberikan perlakuan yang sama pada masing masing pot plastik yaitu pemberian air 2 sendok makan pada sore hari.setelah batang biji kacang hijau mulai tumbuh di lakukan pengukuran panjang batang menggunakan penggaris
4. cara kerja
• Siapkan 2 gelas air mineral bekas sebagai tempat untuk menanam biji kacang hijau
• Masukkan kapas yang sudah di basahi terlebih dulu kedalam masing masing gelas sebagai media tanam nya
• Masukan masing 5 biji kacang hijau kesetiap gelas yang tersedia
• Beri label pada masing masing gelas tersebut dengan label gelap dan terang
• Letakkan gelas yang sudah di isi dengan kacang hijau tersebut pada lingkungan yang berbeda yaitu gelas dengan label terang di tempat kan pada tempat yang terkena sinar matahari, sedang kan gelas dengan label gelap di tempat kan pada tempat yang tidak terkenak sinar matahari.
• Ukur panjang pertumbuhan masing masing tanaman saat tub uh tanaman tersebut mulai tumbuh di atas permukaan tanah
• Pengukuran panjang pertumbuhan tanaman di lakukan selama 2 hari masa tanam

Pembahasan
cahaya digunakan untuk fotosintesis, tanaman yang kurang cahaya ditanam di area gelap batang nya lebih panjang hal ini karena tanaman berusaha mencari cahaya umntuk keperluan fotosintesis, tanaman yang cukup cahaya terlihat lebih sehat dan segar daun tanaman yang kurang cahaya jauh lebih kecil dan kusam kekuningan di banding kan dengan tanaman yang cukup cahaya.dauntanaman yang cukup cahaya lebih lebar hijau segar.

pada tanaman yang berada di tempat gelap hormonauksin bekerja lebih aktif dari pada tanaman yang terkrna cahaya sehingga tanaman yang berada di tempat yang gelap terjadi pemanjangan sel.di tempat yang terang pertumbuhan tanaman menjadi terhambat dan di tempat yang gelap terjadi etolasi, jadi hormon mempercepat pertumbuhan batang dan cahaya menghambat pertumbuhan

BAB 4
PENUTUP

A. KESIMPULAN
Pada penelitian yang telah di lakukan dapat di tarik kesimpulan sebagai berikut :
• Hipotesis kami telah menyatakan bahwa ada pengaruh cahaya terhadap pertumbuhan yang di alami tanaman kacang hijau adalah benar .
• Hipotesis kami yang menyatakan bahwa intensitas cahaya berpengaruh dalam cepat atau lambat nya pertumbuhan yang di alami oleh tanaman kacang hijau adalah benar hal itu terlihat dari kacang hijau yang di tanam di tempat gelap mempunyai pertumbuhan yang lebih cepat di banding kan dengan tanaman kacang hijau yang di tempatkan pada tempat yang terang ,hal ini disebab kan karena hormon auksin sangat cepat berkembang di tempat gelap.

B. SARAN
Untuk memperoleh hasil tanaman di perlukan pencahayaan dan nutrisi yang cukup dari proses fotosintesis agar pertumbuhan suatu tanaman dapat optimal, untuk lebih optimal nya kita dapat menggabungkan kedua metode yaitu dengan menempat kan tanaman kacang hijau pada tempat yang gelap saat masih berupa biji agar dapat dengan cepat mengalami perkecambangan kemudian kita dapat memindahkan nya ketempat yang mendapat sinar matahari yang cukup setelah tanaman mulai tumbuh batang dan daun nya untuk mencukupi kebutuhan nutrisi tanaman tersebut.

DAFTAR PUSTAKA

Syamsuri,istamar,Dkk. 2006. Biologi untuk SMA kelas 12.jakarta: Erlangga.

Kategori
Artikel selanjutnya

Loading...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *